Lingkungan

24 Oct 2022 Program CSR

1. Ancol Kawasan Bebas Styrofoam
Sebagai wujud kepedulian lingkungan, Perseroan memberlakukan SK Direksi No. 1039/DIR-PJA/XII/2008 yang melarang penggunaan kemasan styrofoam (mengandung polistiren berbahaya) di seluruh restoran dan foodstall Ancol Taman Impian. Bekerja sama dengan komunitas Teens Go Green, Perseroan rutin mengadakan aksi Styropatrol untuk mengedukasi pengunjung mengenai dampak buruk styrofoam bagi kesehatan dan lingkungan.

2. Sea Water Reverse Osmosis (SWRO)
Perseroan terus menyempurnakan sistem SWRO untuk mengubah air laut menjadi air bersih. Produksi air bersih ini meningkat setiap tahun; hingga akhir 2018, kapasitasnya mencapai ±1.623 m3/hari, yang mampu memenuhi sekitar 41% kebutuhan air di area rekreasi Ancol Taman Impian.

3. Ancol Zero Waste
Program unggulan berbasis pemberdayaan masyarakat ini bersinergi dengan warga sekitar untuk mengolah sampah menjadi kompos dan melakukan penghijauan. Pada tahun 2018, program ini berhasil mengolah sampah rata-rata 9 m3/hari, sehingga efektif mereduksi beban sampah yang dibuang ke TPA Bantar Gebang.



4. Restorasi Kerang Hijau
Sebagai kawasan wisata pesisir di Teluk Jakarta, Ancol berkomitmen aktif dalam menghadapi tantangan kualitas air laut akibat dampak aktivitas perkotaan dan paparan polutan. Sejak tahun 2018, Perseroan menginisiasi Program Jernih Laut Jakarta, sebuah solusi berbasis alam (nature-based solution) yang berfokus pada restorasi kerang hijau (Perna viridis) untuk memulihkan kualitas air dan menjaga keanekaragaman hayati pesisir. Kerang hijau bertindak sebagai penyaring alami (filter feeder) yang efektif mengurangi beban zat pencemar di perairan. Berdasarkan riset tim konservasi Ancol, 1 kilogram kerang hijau mampu menyaring sekitar 3 liter air laut per jam.Memasuki tahun 2025, program ini mencatatkan capaian penting:
  • 4.200 Kg Kerang Hijau berhasil direstorasi di kawasan perairan Ancol.
  • 517 Partisipan dari berbagai komunitas terlibat langsung dalam aksi pelestarian ini.
Selain pemulihan ekologis, program ini mengedepankan aspek edukasi berkelanjutan. Memperingati Hari Lingkungan Hidup dan Hari Laut Sedunia pada Juni 2025, Ancol berkolaborasi dengan Komunitas Karya Pelajar Mengabdi Bangsa Indonesia (KOMIB) menyelenggarakan Side Event Youth Water Forum. Melalui sinergi ini, Perseroan aktif mewadahi generasi muda untuk membangun kesadaran dan berkontribusi nyata bagi keberlanjutan ekosistem laut. 



5. Program Uji Coba Transplantasi Terumbu Karang
Sebagai pengembang kawasan wisata pesisir terpadu di Teluk Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) berkomitmen aktif dalam memulihkan kualitas perairan laut secara berkelanjutan. Melalui program penjernihan air terintegrasi, Perseroan mensinergikan restorasi kerang hijau dengan konservasi terumbu karang sebagai pilar utama pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat. Milestone & Aksi Berkelanjutan :
  • 2018–2019 (Inisiasi & Kolaborasi): Dimulai dengan pemetaan dasar laut, dilanjutkan dengan pelibatan aktif komunitas dan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.
  • 2023 (Indikasi Positif): Terumbu karang alami (khususnya genus Favia) mulai tumbuh di area restorasi kerang hijau, menandakan pulihnya potensi daya dukung lingkungan.
  • 2025 (Uji Coba & Ekspansi):
    • Bekerja sama dengan LP3K2 Kepulauan Seribu, uji coba transplantasi berhasil mencatat pertumbuhan 20 individu karang baru (Favia, Favites, dan Turbinaria).
    • Melalui momentum Coral Triangle Day, Perseroan memperluas aksi peduli lingkungan ke Pulau Tidung Kecil dan Pulau Pramuka untuk mendukung kelestarian ekosistem laut yang lebih luas.
Melalui pendekatan yang terukur dan bertahap, PJAA terus melangkah maju untuk memastikan masa depan pesisir Jakarta yang lebih hijau, bersih, dan lestari.

6. Teens Go Green
Berkomitmen mendorong perubahan perilaku dan cara berpikir generasi muda sebagai agen perubahan lingkungan, Perseroan bekerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Kehati) dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta membentuk program kepemudaan bernama Teens Go Green.

7. Konservasi Penyu Sisik di Pulau Bidadari
Sebagai wujud komitmen terhadap keanekaragaman hayati pesisir, Ancol bersinergi dengan BKSDA Jakarta melakukan Kajian Kesesuaian Pulau Bidadari sebagai Habitat Peneluran Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata).Melalui studi ilmiah ini, Pulau Bidadari meraih Indeks Kesesuaian Habitat (IKH) sebesar 2,83 (Kategori Sesuai). Berdasarkan parameter biofisik, kawasan ini dinilai ideal berkat karakteristik berikut:
  • Morfologi Pantai Landai: Memiliki lebar rata-rata 18,46 meter dengan kemiringan optimal (5,48°–6,39°) yang memudahkan akses penyu.
  • Kualitas Mikrohabitat: Tekstur sedimen didominasi pasir sedang-kasar (>90%) dengan kadar air rata-rata 7,8%, mendukung inkubasi alami dan stabilitas sarang.
  • Tata Kelola Lingkungan: Manajemen sampah anorganik yang baik serta populasi predator alami yang terkendali.
Untuk mengatasi faktor pembatas seperti abrasi, tutupan vegetasi yang rapat, dan aktivitas wisata, Perseroan secara adaptif menerapkan rekomendasi kajian melalui:
  1. Penerapan sistem pencahayaan ramah satwa (wildlife-friendly lighting).
  2. Pengendalian vegetasi tajuk pantai secara selektif.
  3. Penguatan proteksi sarang in-situ guna meningkatkan daya dukung habitat berkelanjutan.
8. Pengelolaan Limbah dan Sampah
  • Sampah Padat Domestik: Dikelola sesuai Perda DKI Jakarta No. 3/2013 dan PP No. 81/2012. Sampah dipisah menjadi organik (diolah di TPS Ancol Zero Waste) dan anorganik (diangkut ke TPA Bantar Gebang).
  • Limbah Padat B3: Dikelola sesuai PP No. 101/2014 dan Kepka Bapedal No. 01-05/1995, bekerja sama dengan transporter resmi untuk disalurkan ke pengolah/pemanfaat berizin (PT Pengolah Limbah Industri Bekasi, PT Putro Sido Biso Trans, PT Andhika Makmur Persada, dan PT Wastec Internasional).
  • Limbah Cair Domestik: Dikelola dengan berpedoman pada Permen LHK No. 68/2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik.
9. Penggunaan Material dan Energi Ramah Lingkungan
  • a) Efisiensi Kertas: Menerapkan sistem dokumentasi tanpa kertas (paperless) melalui optimalisasi email internal serta penggunaan kertas bolak-balik (used paper) untuk administrasi.
  • b) Efisiensi Energi: Memasang lampu PJU tenaga surya dengan pengatur waktu otomatis di area operasional, serta menggalakkan kebijakan mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak terpakai saat jam istirahat atau usai jam kerja di kantor pusat.
  • c) Kebijakan Pengelolaan Air: Mengingat tingginya kebutuhan air bersih untuk fasilitas rekreasi dan tenant, Perseroan membangun stasiun pengolahan air limbah untuk penyiraman tanaman, memasang grease trap di restoran/gedung, serta meremajakan jaringan pipa secara bertahap. Sosialisasi penghematan air juga rutin dilakukan kepada pengunjung dan mitra bisnis.
Dibentuk pada November 2017, departemen ini merespons isu keanekaragaman hayati (biodiversity) sekaligus menjalankan fungsi PT Taman Impian Jaya Ancol sebagai Lembaga Konservasi resmi (SK Menteri Kehutanan No. SK.405/Menhut-II/2004).
  • Konservasi Eks-Situ: Guna mengurangi pengambilan satwa dari alam, unit rekreasi seperti Samudra Ancol, Sea World Ancol (SWA), dan Ecopark Ancol berfokus pada pengembangbiakan satwa dilindungi/terancam punah. Pada tahun 2018, berhasil lahir secara eks-situ: 1 lumba-lumba, 1 kakatua alba, 3 hiu bambu, 6 hiu tokek, 7 berang-berang, 5 rusa timor, 2 rusa totol, dan 1 siamang.
  • Restorasi In-Situ: Departemen Konservasi menginisiasi restorasi pesisir Ancol melalui reintroduksi Kerang Hijau (Perna viridis) sebagai penyaring alami perairan sekaligus penyedia habitat biota kecil. Program multi-years ini pada tahun 2018 telah menyelesaikan pemetaan kedalaman lumpur, ketinggian air di danau Monumen Ancol, serta pemasangan marker buoy di 11 titik pantai untuk memantau laju pertumbuhan kerang.

Berita Lainnya

Ancol Aquathlon 2026 - Perkuat Pembinaan Atlet Muda dan Perkembangan Olahraga Multisport di Jakarta
Ancol Aquathlon 2026 - Perkuat Pembinaan Atlet Muda dan Perkembangan Olahraga Multisport di Jakarta
LEBIH LANJUT >
Fun Games Insan Ancol 2026 - Perkuat Kebersamaan, Sportivitas, dan Semangat Kemerdekaan
Fun Games Insan Ancol 2026 - Perkuat Kebersamaan, Sportivitas, dan Semangat Kemerdekaan
LEBIH LANJUT >
Indahnya Pengibaran Bendera Merah Putih di Shark Aquarium Sea World Ancol Meriahkan Suasana HUT Kemerdekaan RI ke-81
Indahnya Pengibaran Bendera Merah Putih di Shark Aquarium Sea World Ancol Meriahkan Suasana HUT Kemerdekaan RI ke-81
LEBIH LANJUT >