RUPS PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Putuskan Lakukan Penyegaran Manajemen

Press Release - 038/CS-PR/PJA/VIII/2022

 

Jakarta, 18 Agustus 2022 - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Perseroan) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (18/08) di Ancol, Jakarta Utara. Pada RUPST tersebut, Perseroan memaparkan kinerja tahun buku per 31 Desember 2021 yang membukukan pendapatan kotor sebesar Rp.389.342.000.000 atau turun 6% dari realisasi Tahun 2020. Meskipun masih membukukan kerugian sebesar Rp.275.021.000.000, posisi ini membaik sebesar 30% dari realisasi tahun 2020. Hal tersebut didorong oleh implementasi banyak perubahan dan terobosan oleh manajemen yang memberikan landasan yang kuat untuk transformasi Ancol selanjutnya.

Kedepannya, Perseroan melihat potensi yang luar biasa pada sejumlah inisiatif yang dipersiapkan oleh Perseroan pada wisata bahari dan hiburan digital. Perseroan juga optimis dengan adanya berbagai kemajuan seperti transformasi sistem transportasi publik di DKI akan merubah secara total, akses, lalu lintas, dan suasana di seputar kawasan Ancol. Hadirnya Jakarta International Stadium (JIS) dan Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) serta pembangunan Museum Rasulullah dan Masjid Apung di sisi Timur-Selatan Ancol juga membawa momentum dan peluang baru bagi Perseroan.

RUPST Perseroan mengangkat dan menetapkan manajemen yang baru, dengan susunan komisaris dan direksi sebagai berikut.

  • Komisaris Utama dan Independen : Thomas Trikasih Lembong

  • Komisaris : Geisz Chalifah dan Letnan Jenderal Purnawirawan Sutiyoso

  • Direktur Utama : Winarto

  • Direktur : Daniel Nainggolan, Eddy Prastiyo, dan Cahyo Prakoso

RUPST juga memberhentikan dengan hormat direksi sebelumnya, yaitu Teuku Sahir Syahali, Febrina Intan, Wing Antariksa, Budi Santoso, dan Suparno.

Teuku Sahir Syahali sendiri setelah menyelesaikan masa baktinya akan diberikan penugasan baru di PT Pembangunan Jaya (salah satu pemegang saham utama Perseroan). Sementara Wing, Suparno, Budi, dan Febby, yang masing-masing telah memberikan kontribusi yang amat signifikan kepada transformasi Ancol, akan menempuh tahapan karir berikutnya di berbagai sektor seperti BUMD, BUMN, dan swasta.

Keluarga Besar Ancol menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan oleh manajemen sebelumnya dan mengucapkan selamat bertugas kepada manajemen baru yang dipimpin oleh Winarto.

Selaku Komisaris Utama Perseroan, Thomas Trikasih Lembong mengatakan bahwa penyegaran manajemen merupakan hal yang umum terjadi demi meningkatkan kinerja perusahaan.

“Penyegaran manajemen merupakan hal yang umum terjadi dan bagian dari upaya meningkatkan kinerja perusahaan. Ancol akan terus berkomitmen untuk melakukan transformasi guna memberikan pelayanan yang terbaik dan prima bagi seluruh pelanggan di Tanah Air.” ucap Thomas.

Thomas Trikasih Lembong juga menambahkan pandangan :

  • Winarto adalah sosok yang senior dan inspiratif. Beliau disegani banyak kalangan, apalagi setelah sangat sukses sebagai Direktur Utama Pusat Pengelolaan GBK (Gelora Bung Karno) di 2016-2021, termasuk saat Asian Games 2018. Beliau juga punya sejarah panjang dengan Ancol, menghabiskan sekitar 12 tahun pada posisi direksi di Ancol.

  • Daniel pernah menjabat Direktur Keuangan Ancol sebelumnya pada tahun 2016-2019. Beliau membawa latar belakang yang dalam di pasar modal dan pasar uang dari karirnya di Standard Chartered Bank dan BNI Sekuritas.

  • Seperti Winarto dan Daniel, Eddy juga mempunyai sejarah panjang dengan Ancol dengan telah berkarir selama 20 tahun dimana jabatan akhir beliau merupakan Senior Vice President di PT Pembangunan Jaya Ancol dan Direktur Bisnis dan Operasi PT Taman Impian Jaya Ancol. Pengangkatan Eddy mencerminkan promosi internal berbasis merit yang tentunya menjadi peluang bagi setiap karyawan Jaya Ancol.

  • Cahyo membawa pengalaman yang luas dan dalam di sektor Properti dan Real Estate. Sebagai orang dari luar Ancol seperti saya, diharapkan akan bisa menjadi darah segar yang membawa perspektif dan ide-ide baru.

Geisz Chalifah, Komisaris Perseroan, menyebutkan bahwa “Sutiyoso, yang pernah menjabat 10 tahun sebagai Gubernur DKI dan pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Nasional, tentunya akan membawa pengalaman yang luas dan perspektif yang luar biasa bagi Ancol.”

Agenda pemaparan kinerja Perseroan dan penyegaran manajemen merupakan sebagian dari agenda RUPST yang berlangsung hari ini selain agenda rutin, Penetapan penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris, Penunjukan Akuntan Publik, dan agenda laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Jaya Ancol Tahap II tahun 2021 dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

Korporat

Ancol Whistle Blowing

Lapor