JAYA ANCOL BERSIAP TERBITKAN OBLIGASI TAHAP 2

08 Jan 2021

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Ancol) dengan kode emiten PJAA berhasil mempertahankan hasil pemeringkatan korporasi dan instrumen Obligasi Berkelanjutan II PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Tahap I tahun  2018 di tingkat A (Single A) sebagaimana diungkapkan pada surat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) tanggal 29 Desember 2020 lalu. Hal ini membuktikan Ancol memiliki kemampuan keuangan yang cukup baik di tengah kondisi yang kurang kondusif akibat pandemi COVID-19.

Berbagai inisiatif strategis telah dipersiapkan Manajemen Ancol dalam menghadapi kondisi pandemi saat ini, antara lain efisiensi cashflow dengan penerapan konsep basic cost, persetujuan dua Direktur untuk pengeluaran mulai Rp1,-, hingga pemilahan rencana capex. Inisiatif kedua adalah dengan meningkatkan sense of crisis di lingkungan Perusahaan yaitu dengan pemotongan penghasilan Dewan Komisaris, Direksi dan senior manajemen, penundaan pembayaran jasa produksi kinerja, penyisihan penghasilan pegawai secara sukarela yang digunakan untuk mendukung aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Di tengah pandemi ini, manajemen tetap terus melihat berbagai peluang yang ada untuk pengembangan Ancol. Insiatif kolaborasi juga dilakukan untuk memperkuat posisi dan market share, pengembangan bisnis penunjang seperti food and baverage dengan membuka restoran baru “Ombak Laut” dan revitalisasi “Nyiur Resto” di Putri Duyung Ancol menjadi inisatif awal sumber baru pendapatan di luar tiket. Manajemen Ancol juga merencanakan untuk merampungkan pembangunan Masjid Apung yang menjadi kesatuan cerita pembangunan Museum Nabi Muhammad SAW yang dibangun oleh Dewan Masjid Indonesia di Kawasan Ancol untuk menumbuhkan pasar baru bagi Ancol. Selain itu pembangunan Bird Park juga diharapkan menjadi pelengkap portofolio Ancol sebagai edutainment theme park.

Sejalan dengan rencana diatas, Pemprov DKI Jakarta, sebagai pemegang saham mayoritas Jaya Ancol juga mendukung aksi korporasi tersebut. Gubernur Provinsi DKI Jakarta mengatakan “Pemprov DKI mendukung sepenuhnya rencana pengembangan yang akan dilakukan oleh Manajemen Ancol, termasuk rencana aksi korporasi untuk memperkuat struktur keuangan Ancol sehingga pengembangan yang sudah direncanakan dapat segera direalisasikan” ujar Gubernur DKI Anies Baswedan. 

Dalam rangka memperkuat struktur pendanaan untuk mendukung rencana pengembangan kedepan, Ancol berencana untuk melakukan aksi korporasi mencari pendanaan melalui pasar modal. Dimana masih ada sisa Penawaran Umum Berkelanjutan II yang bisa dimanfaatkan. Direktur Keuangan Jaya Ancol, Hari Sundjojo mengatakan, “Ancol berencana untuk melakukan Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Jaya Ancol Tahap II Tahun 2021 dengan target sebanyak-banyaknya Rp731 Milyar yang akan digunakan untuk refinancing utang Perseroan. Hal ini sebagai salah satu inisatif strategis perseroan untuk bertahan di masa pandemi, sekaligus memperkuat struktur keuangan untuk rencana pengembangan ke depan”.

Korporat

Laporan Tahunan

[...]